Kapasitas produksi Three wheel roller berdasarkan Peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat republik indonesia nomor 28/PRT/M/2016 tentang pedoman analisis harga satuan pekerjaan bidang pekerjaan umum adalah sebagai berikut
Data sesuai dengan spesifikasi teknis, contoh
- Berat 8 ton
- Lebar pemadatan (b), 1,9 m.
Kapasitas produksi / jam = Q = (be x v x 1000 x Fa x t)/n m³
KETERANGAN:
- be adalah lebar efektif pemadatan =b-b0 (overlap); m
- v adalah kecepatan pemadatan; km/h
- Fa adalah faktor efisiensi alat (diambil 0,83, kondisi baik)
- n adalah jumlah lintasan; (diambil 8 lintasan),
- t adalah tebal lapisan; diambil 0,15 m); m.
- 1000 adalah perkalian dari km ke m.
Tabel 14 Kecepatan, lebar pemadatan dan jumlah lintasan alat pemadat
Jenis pemadat | Kecepatan rata-rata (v) km/h | Lebar pemadatan efektif (b – b0); m | Jumlah lintasan (n) |
Road roller | ± 2 | Lebar roda total – 0,2 | 4 – 8 |
Tire roller | ± 2,5 | Lebar roda total – 0,3 | 3 – 5 |
Vibrating roller besar | ± 1,5 | Lebar roda – 0,2 | 4 – 12 |
Vibrating roller kecil | Lebar roda – 0,1 | ||
Soil compactor | 4 – 10 | Lebar roda drive – 0,2 | 4 – 12 |
Tamper | ± 1,0 | ||
Macadam roller | Lebar roda total – 0,2 | ||
Tandem roller | Lebar roda total – 0,2 | ||
Bulldozer | (Lebar sepatu x 2) – 0,3 m |
Kapasitas produksi Asphalt Finisher
Kapasitas produksi Dump truck
Kapasitas produksi motor grader
Kapasitas produksi Stone crusher dan kombinasi dengan Wheel loader
Kapasitas produksi Water tank truck
Kapasitas produksi Cold milling
Kapasitas produksi Rock drill breaker
Kapasitas produksi Hot recycler
Kapasitas Produksi Asphalt distributor
Kapasitas produksi Concrete breaker (drop hammer)
Kapasitas produksi concrete truck mixer
Cara Menghitung Biaya Pondasi Tower Crane Yang Benar